Senin, 29 Juli 2013

Teknologi Informasi dalam Pendidikan


TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENDIDIKAN
Anne A. Permatasari
Belajar sebagai sebuah usaha sadar dan terencana untuk mengubah perilaku seseorang, jelas membutuhkan sebuah proses. Pendidikan akan berhasil jika seluruh aspek yang teribat berperan secara aktif. Salah satu aspek pembelajaran adalah adanya faktor pendukung, misalnya metode, strategi, dan teknik pembelajaran. Tekonolgi Informasi  merupakan salah satu bagian yang menunjang unsur- unsur tersebut.
Menurut ensiklopedia bebas , teknologi  adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.  Dan informasi adalah adalah hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok data yang mempunyai nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya  (Wikipedia - Indonesia).
            Dapat disimpulkan bahwa Teknologi Informasi  / information technology  adalah teknologi yang  yang melakukan pengolahan data dengan cara mengolah, memproses, menyusun,  mengubah, menyimpan, memanipulasi data kemudian  mengkomunikasikan atau menyebarkannya.  Informasi  yang dihasilkan merupakan informasi yang berkualitas dan akurat dan dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, system jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.
Berbagai produk teknologi yang telah kita nikmati misalnya dalam bentuk e-mail yang memungkinkan kita untuk saling mengirim bahan/ dokumen dengan cepat dan dalam jangkauan jarak yang jauh. Blog yang memberi ruang bagi kita untuk saling berbagi pendapat, opini secara luas dan dapat  diakses semua orang, multimedia yang menggabungkan unsur teks, gambar, animasi,audio dan video untuk menghasilkan produk yang bisa digunakan baik secara mandiri atau melalui arahan oleh semua orang. Mobile learning  sebagai suatu pendekatan pembelajaran yang melibatkan mobile device dalam pembelajaran, dimana siswa dapat mengakses materi, arahan dan aplikasi yang berkaitan dengan pelajaran tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu, dimanapun dan kapanpun mereka berada.  dan E-learning  atau Elektronic Learning, merupakan proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya.
            Di dalam dunia pendidikanpun, teknologi informasi  memegang peranan penting, sebab dunia pendidikan adalah dunia yang selalu mengalami perubahan.  Berbagai jenis teknologi memunjang langsung pada pencapaian tujuan pendidikan tersebut.
            Sesuai dengan tuntutan zaman, pendidikan tidak lagi harus merupakan sebuah proses yang face to face. Ilmu bisa didapatkan melalui berbagai media. Selain televisi yang hanya memberikan informasi satu arah, kita bisa pula menemukan pembelajaran yang memberikan informasi dua arah atau lebih.  Pembelajaran secara mandiri dapat menggunakan layanani tutorial melalui CD interaktif.  Informasi yang lebih luas bisa kita dapatkan melalui layanan internet. Hal inilah yang menimbulkan kemungkinan bahwa di suatu saat nanti,  pembelajaran tidak memerlukan pertemuan antara guru dengan siswa ( walaupun hal ini tidak menjamin terjadinya sebagai sebuah proses pendidikan).
            Beberapa tujuan penggunaan teknologi informasi dalam dunia pendidikan yaitu :
1.Mempermudah kerjasama baik antara peserta didik, peserta didik dengan guru, maupun kerjasama antarguru.
2. Sharing/ berbagi informasi.
3. Virtual university ( pendidikan yang dapat diakses banyak orang).
            Besarnya sumbangan teknologi informasi ke dalam dunia pendidikan tidaklah dapat kita pungkiri. Di sisi lain, hal apapun mempunyai dampak positif dan negatif. Dampak negatif yang terjadi, teknologi bisa membuat peserta semakin malas untuk bersosialisasi secara langsung. Dari segi kemudahan mendapatkan materi, membuat peserta didik seringkali melakukan penjiplakan dengan serta merta (copy-paste). Yang lebih parah, dalam proses evaluasi, teknologi informasi memberikan peluang terjadinya tindakan yang buruk misalnya dengan cara saling   mengirimkan jawaban soal. Hal ini berakibat evaluasi tidak berjalan dengan sesuai tujuan.
  Berdasarkan  hal tersebut, tugas kita adalah menyiasati agar dampak positif penggunaan teknologi informasi  jauh lebih besar untuk dunia pendidikan terutama untuk peserta didik, dan menekan serendah mungkin dampak negatif dari teknologi tersebut.
                                    ******************************
                                   




Tidak ada komentar:

Posting Komentar