TEKNOLOGI
INFORMASI DALAM PENDIDIKAN
Anne
A. Permatasari
Belajar
sebagai sebuah usaha sadar dan terencana untuk mengubah perilaku seseorang,
jelas membutuhkan sebuah proses. Pendidikan akan berhasil jika seluruh aspek
yang teribat berperan secara aktif. Salah satu aspek pembelajaran adalah adanya
faktor pendukung, misalnya metode, strategi, dan teknik pembelajaran. Tekonolgi
Informasi merupakan salah satu bagian yang
menunjang unsur- unsur tersebut.
Menurut
ensiklopedia bebas , teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan
barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Dan informasi
adalah adalah
hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok data
yang mempunyai nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya (Wikipedia
- Indonesia).
Dapat disimpulkan bahwa Teknologi
Informasi / information technology adalah teknologi yang yang melakukan pengolahan data dengan cara
mengolah, memproses, menyusun, mengubah,
menyimpan, memanipulasi data kemudian mengkomunikasikan
atau menyebarkannya. Informasi yang dihasilkan merupakan informasi yang
berkualitas dan akurat dan dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan. Teknologi
ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, system jaringan untuk
menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan
kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan
diakses secara global.
Berbagai
produk teknologi yang telah kita nikmati misalnya dalam bentuk e-mail yang memungkinkan kita untuk
saling mengirim bahan/ dokumen dengan cepat dan dalam jangkauan jarak yang
jauh. Blog yang memberi ruang bagi
kita untuk saling berbagi pendapat, opini secara luas dan dapat diakses semua orang, multimedia yang menggabungkan unsur teks, gambar, animasi,audio dan
video untuk menghasilkan produk yang bisa digunakan baik secara mandiri atau
melalui arahan oleh semua orang. Mobile learning sebagai suatu
pendekatan pembelajaran yang melibatkan mobile device
dalam pembelajaran, dimana siswa dapat mengakses materi, arahan dan aplikasi
yang berkaitan dengan pelajaran tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu, dimanapun
dan kapanpun mereka berada. dan E-learning atau Elektronic
Learning, merupakan
proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya
internet sebagai sistem pembelajarannya.
Di
dalam dunia pendidikanpun, teknologi informasi
memegang peranan penting, sebab dunia pendidikan adalah dunia yang
selalu mengalami perubahan. Berbagai
jenis teknologi memunjang langsung pada pencapaian tujuan pendidikan tersebut.
Sesuai
dengan tuntutan zaman, pendidikan tidak lagi harus merupakan sebuah proses yang
face to face. Ilmu bisa didapatkan melalui berbagai media. Selain televisi yang
hanya memberikan informasi satu arah, kita bisa pula menemukan pembelajaran
yang memberikan informasi dua arah atau lebih.
Pembelajaran secara mandiri dapat menggunakan layanani tutorial melalui
CD interaktif. Informasi yang lebih luas
bisa kita dapatkan melalui layanan internet. Hal inilah yang menimbulkan
kemungkinan bahwa di suatu saat nanti, pembelajaran tidak memerlukan pertemuan antara
guru dengan siswa ( walaupun hal ini tidak menjamin terjadinya sebagai sebuah
proses pendidikan).
Beberapa
tujuan penggunaan teknologi informasi dalam dunia pendidikan yaitu :
1.Mempermudah kerjasama baik antara
peserta didik, peserta didik dengan guru, maupun kerjasama antarguru.
2. Sharing/ berbagi informasi.
3. Virtual university ( pendidikan
yang dapat diakses banyak orang).
Besarnya
sumbangan teknologi informasi ke dalam dunia pendidikan tidaklah dapat kita
pungkiri. Di sisi lain, hal apapun mempunyai dampak positif dan negatif. Dampak
negatif yang terjadi, teknologi bisa membuat peserta semakin malas untuk
bersosialisasi secara langsung. Dari segi kemudahan mendapatkan materi, membuat
peserta didik seringkali melakukan penjiplakan dengan serta merta (copy-paste).
Yang lebih parah, dalam proses evaluasi, teknologi informasi memberikan peluang
terjadinya tindakan yang buruk misalnya dengan cara saling mengirimkan jawaban soal. Hal ini berakibat
evaluasi tidak berjalan dengan sesuai tujuan.
Berdasarkan
hal tersebut, tugas kita adalah menyiasati agar dampak positif
penggunaan teknologi informasi jauh
lebih besar untuk dunia pendidikan terutama untuk peserta didik, dan menekan
serendah mungkin dampak negatif dari teknologi tersebut.
******************************
Tidak ada komentar:
Posting Komentar