Rabu, 30 Oktober 2013

tugas ke-8



Teknologi  M-Learning  dalam Pembelajaran

 

          Pesatnya  teknologi dalam abad ini menuntut perubahan mendasar  terhadap semua aspek kehidupan masyarakat. Perubahan ini terutama sangat terasa dalam bidang komunikasi serta informasi. Kemajuan di bidang tersebut menuntut adanya media yang bisa menjadi pengantar yang cepat, sehingga menghemat biaya maupun waktu.
          Berbagai bidang mulai pemerintahan, sosial, ekonomi, industri, kesehatan maupun pendidikan  membutuhkan kemudahan dalam berkomunikasi atau mengakses informasi untuk menunjang keberhasilan bidang mereka. Teknologilah yang mebuat keinginan mereka terwujud.
          Dalam dunia pendidikan,  kemajuan teknologi sangat terasa.  Adanya tuntutan bahwa pendidikan harus menyeluruh dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat  tidak peduli di kota atau di desa. Pendidikan harus dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat bahkan masyarakat yang memiliki kekurangmampuan dalam bidang tertentu, baik secara ekonomi atau sosial lainnya.
 Untuk melaksanakan pembelajaran dengan berbagai kondisi dan situasi yang berbeda, memerlukan sebuah media atau cara. Berangkat dari pemikiran bahwa teknologi akan mampu mempermudah proses pembelajaran, maka para ahli pendidikan berusaha mengaplikasikan teknologi dalam proses pembelajaran.  Melalui teknologi, pendidikan akan semakin meluas karena mudahnya berbagi informasi, melakukan proses pembelajaran kapan dan di manapun proses tersebut diperlukan.
 Teknologi informasi menjadi sebuah kebutuhan yang harus selalu dipergunakan dalam proses pembelajaran. Dunia pendidikan dituntut untuk  mengimbangi perkembangan teknologi tersbut . Kemajuan di era globalisasi ini, telah mengubah sebuah paradigma. Pendidikan tidak lagi sebuah proses yang statis dan konvensional  yang menempatkan guru sebagai  sumber belajar utama dan satu-satunya (teachercentered ). Pendidkan membentuk paradigma baru, bahwa pembelajaran harus berpusat pada anak didik (student centered).
Perubahan itu memerlukan sebuah langkah  inovatif  dan kreatif. Berbagai pemecahan masalah tentang proses belajaranpun terus berkembang, salah satunya adalah dengan cara menanfaatkan media pendidikan. Hal ini sejalan dengan pendapat Sudjana dan Rivai (2001: 2) bahwa :
Manfaat media dalam pembelajaran adalah:  Pertama, pembelajaran akan lebih menarik siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi siswa. Kedua, bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga lebih dipahami oleh siswa mencapai tujuan yang lebih baik. Ketiga, siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian dari guru tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, dll.

  
Tekonologi harus mampu mengubah pembelajaran menjadi sesuatu yang mudah diikuti, di daerah terpencil sekalipun. Setelah era komputer yang membantu proses pendidikan, belakangan ini dikembangkan sebuah model pembelajaran berupa M-Learning.  M-learning (Mobile Learning) ini memanfaatkan  teknologi dan perangkat mobile( berpindah).  Perkembangan  M- learning  ini sangat pesat seiring dengan perkembangan Mobile itu sendiri.
Dari beberapa sumber, dikatakan  bahwa M-Learning dalam pembelajaran merupakan komunikasi yang terjadi antar individu secara wireless. Quinn (2002) mendefinisikan mLearning   sebagai belajar menggunakan  peralatan mobile seperti Palms, iPad, PDA dan juga telepon genggam. Boleh dikatakan bahwa M-Learning ialah penyediaan pendidikan dan latihan dengan menggunakan PDA, laptop, komputer tablet, smartphone dan telepon genggam.
Pada awalnya, Mobile learning banyak dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran jarak jauh. Hal ini dilaksanakan karena dengan M-Learning  penyebaran informasi dan penjangkauan pendidikan dirasakan lebih efektif dan efisien.  
M-Learning dengan menggunakan media hand phone memiliki daya tarik tersendiri. Selain dirasakan mudah, karena hampir setiap orang memiliki handphone, jaringan luas yang mudah dijangkau, juga dapat membantu siapapun untuk belajar tanpa mengenal ruang ataupun waktu.  Pemanfaatan HP menjadi  solusi  pengembangan pembelajaran karena bisa memenuhi  kebutuhan pendidikan dengan  mobilitas yang tinggi.
                   
Penggunaan mobile learning   relatif baru dalam dunia pendidikan. Keberhasilannya pun masih diperbincangkan. Kendala utamanya adalah sumber daya manusia tidak seluruhnya sudah melek teknologi, sehingga secanggih apapun teknologi, masih belum bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Hal tersebut janganlah menjadi sebuah penghalang untuk kita. Kita bisa mencoba teknologi semudah apapun untuk mengembangkan pembelajaran melalui M-Learning ini. Mulailah dari hal-hal yang bisa kita kuasai dan memudahkan siswa.  Bagaimanapun, keberhasilan pengembangan mobile learning tergantung kepada faktor manusia yang menggunakan teknologi mobile tersebut.
Jangan takut! Ketakutan hanya akan membuat kita enggan melakukan sesuatu yang baru. Selamat mencoba!

                             ********************