Renungan
Menurut
pendapat saya pribadi, Bapak telah berhasil membangkitkan minat untuk
memperdalam ilmu teknologi informasi kepada para mahasiswa. Walaupun sedikit
kewalahan dengan materi yang terus berjubel sampai kadang-kadang terasa overload, tapi saya menyadari bahwa hal
tersebut terjadi bukan karena Bapak yang berambisi menginginkan semua pengetahuan
teknologi yang Bapak miliki untuk dikuasai oleh para mahasiswa, juga bukan
karena materinya yang terlalu canggih ( toh banyak pula teman yang lain yang dengan
mulus-mulus saja mengikuti perkuliahan), tetapi lebih cenderung pada kemampuan
diri saya pribadi yang sangat minim.
Mahasiswa yang bertolak bukan dari latar
belakang pendidikan teknik ataupun pelajaran eksakta, melainkan sosial/ bahasa,
mungkin mengalami hal yang sama. Tetapi setelah mengikuti perkuliahan dengan Bapak,
saya tidak lagi merasakan hal itu.
Dengan cara Bapak, keingintahuan malah berkembang dengan pesat. Tutorial
pribadi yang Bapak berikan memberikan sebuah teguran pribadi serta sebuah masukan
bahwa seperti inilah pelayanan yang sewajibnya dilakukan oleh seorang guru
kepada siswanya (sesuai isi mata kuliah evaluasi pendidikan).
Style
berpenampilan maupun mengajar Bapak membuat kenyamanan dalam ruangan maupun di
luar ruangan, tetapi tetap mampu mempertahankan adanya sebuah batas yang jelas
antara dosen dengan mahasiswa sehingga sejauh ini, sedekat apapun hubungan yang
terbina , tidak ada indikasi keberanian mahasiswa yang melampaui batas.
Intinya, banyak hal baru yang bisa saya serap dan saya adaptasi nanti.
Sekedar
masukan, mengingat banyak perbedaan karakteristik mahasiswa, mungkin akan lebih
arif jika Bapak mencoba memahami kesulitan mahasiswa secara menyeluruh.
Sehingga kesulitan yang mereka hadapi dapat Bapak layani secara klasikal. Selain
menghemat waktu dan tenaga Bapak (yang kerap selalu berikhlas hati memandu
mahasiswa yang berani bertanya), juga akan memberikan pemahaman secara meluas
juga.
Memang
bukan waktunya lagi, mahasiswa program pasca dipandu sedemikian detil, tetapi
untuk memberi peluang pada semua lapisan kemampuan dan keberanian yang berbeda,
Bapak berkenan memandu materi-materi di dalam kelas dengan lebih terinci secara
bersamaan. Akan tetapi, mohon tetap pula dipertahankan kesediaan Bapak menjadi
narasumber di luar jam kuliah seperti yang telah terbiasa Bapak lakukan.
Mohon
maaf, jika tidak berkenan. Semoga menjadi manfaat untuk kita semua. Terima
kasih atas semua bimbingan Bapak. Jika telah kita mulai dengan bismillah,
semuanya akan mendapatkan hikmah, Insya Allah.
*******************
Tidak ada komentar:
Posting Komentar