Senin, 18 November 2013



Renungan

Menurut pendapat saya pribadi, Bapak telah berhasil membangkitkan minat untuk memperdalam ilmu teknologi informasi kepada para mahasiswa. Walaupun sedikit kewalahan dengan materi yang terus berjubel sampai kadang-kadang terasa overload, tapi saya menyadari bahwa hal tersebut terjadi bukan karena Bapak yang berambisi menginginkan semua pengetahuan teknologi yang Bapak miliki untuk dikuasai oleh para mahasiswa, juga bukan karena materinya yang terlalu canggih ( toh banyak pula teman yang lain yang dengan mulus-mulus saja mengikuti perkuliahan), tetapi lebih cenderung pada kemampuan diri saya pribadi yang sangat minim.
 Mahasiswa yang bertolak bukan dari latar belakang pendidikan teknik ataupun pelajaran eksakta, melainkan sosial/ bahasa, mungkin mengalami hal yang sama. Tetapi setelah mengikuti perkuliahan dengan Bapak, saya tidak lagi merasakan hal itu.  Dengan cara Bapak, keingintahuan malah berkembang dengan pesat. Tutorial pribadi yang Bapak berikan memberikan sebuah teguran pribadi serta sebuah masukan bahwa seperti inilah pelayanan yang sewajibnya dilakukan oleh seorang guru kepada siswanya (sesuai isi mata kuliah evaluasi pendidikan).
Style berpenampilan maupun mengajar Bapak membuat kenyamanan dalam ruangan maupun di luar ruangan, tetapi tetap mampu mempertahankan adanya sebuah batas yang jelas antara dosen dengan mahasiswa sehingga sejauh ini, sedekat apapun hubungan yang terbina , tidak ada indikasi keberanian mahasiswa yang melampaui batas. Intinya, banyak hal baru yang bisa saya serap dan saya adaptasi nanti.
Sekedar masukan, mengingat banyak perbedaan karakteristik mahasiswa, mungkin akan lebih arif jika Bapak mencoba memahami kesulitan mahasiswa secara menyeluruh. Sehingga kesulitan yang mereka hadapi dapat Bapak layani secara klasikal. Selain menghemat waktu dan tenaga Bapak (yang kerap selalu berikhlas hati memandu mahasiswa yang berani bertanya), juga akan memberikan pemahaman secara meluas juga.
Memang bukan waktunya lagi, mahasiswa program pasca dipandu sedemikian detil, tetapi untuk memberi peluang pada semua lapisan kemampuan dan keberanian yang berbeda, Bapak berkenan memandu materi-materi di dalam kelas dengan lebih terinci secara bersamaan. Akan tetapi, mohon tetap pula dipertahankan kesediaan Bapak menjadi narasumber di luar jam kuliah seperti yang telah terbiasa Bapak lakukan.
Mohon maaf, jika tidak berkenan. Semoga menjadi manfaat untuk kita semua. Terima kasih atas semua bimbingan Bapak. Jika telah kita mulai dengan bismillah, semuanya akan mendapatkan hikmah, Insya Allah.
                                    *******************

Tidak ada komentar:

Posting Komentar