Manfaat
Kuliah Teknologi Informasi
(sebuah
pengalaman pribadi)
Dimulai dari
sebuah tuntutan bahwa manusia harus selalu berusaha menjadi lebih baik dari
waktu ke waktu. Berpijak pada sebuah pemahaman bahwa belajar adalah kewajiban
manusia sepanjang hayat, lalu bermuara dari sebuah perasaan bersyukur bahwa
penulis masih diberi kesempatan menghirup udara dalam keadaan sehat, serta menimbang mana yang lebih
memungkinkan untuk dilaksanakan dalam kondisi dan situasi seperti ini, kuliah
ke program pascasarjana dengan jurusan teknologi pembelajaran akhirnya dipilih
untuk mewujudkan hal tersebut dan
dimulai dengan niat ikhlas serta berpangkal pada bismillah.
Semula,
tidak terbayangkan bahwa seperti inilah kuliah di jenjang yang lebih
tinggi. Pengalaman berkuliah di jenjang
sebelumnya yang berbasis pada ilmu sosial dan bahkan hampir tidak bersentuhan
dengan ilmu teknologi, sempat membuat ragu, akankah perasaan membosankan
kembali muncul, apalagi dalam usia yang tidak lagi muda?
Seminggu
perkuliahan dimulai, seperti membangunkan sebuah mimpi yang panjang. Perkuliahan
betul-betul menggairahkan ketika mulai bersentuhan dengan statistika yang
seumur hidup tidak pernah terjadi.
Dalam
semester berikutnya, ketika mulai berkenalan dengan materi kuliah teknologi, mulailah
terasa benar bahwa inilah sesungguhnya perkuliahan itu. Betapa tidak? Seolah menemukan ilmu baru dan
selalu membuat haus. Sepertinya ada tantangan pribadi, bahwa saya harus bisa. Hal inilah yang membuat semangat terpacu.
Bayangkan,
ketika komputer tidak hanya sekedar
menuliskan ide dalam bentuk word; berhitung dalam program excel; berkreasi dengan powerpoint atau sekedar
menggunakannya untuk berbagi info/ cerita dengan FB, twitter atau lain
sebagainya. Ternyata, setelah perkuliahan, komputer jauh lebih dapat
dimanfaatkan dengan cara yang maksimal.
Belum lagi,
handphone. Media yang selama ini hanya
merupakan alat berkomunikasi, ternyata bisa dikembangkan menjadi sebuah media
pembelajaran, melalui M-learning.
Semakin
terkuaklah pemikiran, bahwa pembelajaran itu ternyata dapat dilaksanakan tanpa
mengenal ruang dan waktu. Bahwa pembelajaran itu bukan sekedar hubungan satu,
dua, multi, bahkan hubungan interaktif dan dapat dilaksanakan oleh siapapun.
Inilah
manfaat kuliah teknologi informasi yang telas penulis rasakan. Selain mampu
mengubah paradigma pemikiran.
Mengembangkan kemampuan dalam bidang teknologi dan menerapkannya dalam
proses pembelajaran anak didik. Membekali diri untuk mengenal dan mengikuti
kemajuan teknologi sebagai proses pribadi untuk mengimbangi perkembangan zaman
di era teknologi yang kian hari kian canggih.
Terakhir,
yang terasa benar adalah: ketika hasil perkuliahan mulai diaplikasikan dalam
pembelajaran di kelas. Berbagai reaksi timbul dari anak didik. Pembelajaran
mulai tergairahkan dari sebuah sistem konvensional yang telah mendarah
daging.
Meskipun hal
ini belum ditopang oleh sarana dan prasarana di sekolah tempat saya mengajar, kuliah
informasi dan teknologi yang saya dapatkan telah menyumbang sebuah pemikiran
dan aplikasi baru untuk saya dalam melaksanakan kewajiban utama menjadi
pendidik.
Maka terujilah, bahwa belajar adalah sebuah
proses yang tidak pernah berhenti sampai kapanpun.
***********
Tidak ada komentar:
Posting Komentar